WISUDA UNIVERSITAS KRISTEN PETRA KE-90: Menutup Satu Perjalanan dengan Langkah Baru
Diterbitkan pada: 28 September 2026 Reporter: Nadia Fabiola, Raymond Gunawan Fotografer: Joyceline Shannon Catryn Tengkilisan, Natasha Simanjuntak
Universitas Kristen Petra (UK Petra) menggelar Rapat Senat Terbuka Wisuda ke-90. Seremoni dilaksanakan pada hari Jumat (4/11/2026) dan Sabtu (5/11/2026). Sesi pertama pada Jumat pukul 08:00 WIB. Sesi kedua pada hari Sabtu dengan waktu yang identik. Sesi ketiga pada pukul 14:00-17:30 WIB. Seluruhnya bertempat di Auditorium Gedung Q.
Prosesi mengesahkan 958 lulusan. Terdiri dari 897 program sarjana, 41 program magister, 4 program doktor, dan 16 program profesi.
Rapat dibuka oleh Rektor UK Petra, Prof. Dr.(H.C.) Ir. Rolly Intan, M.A.Sc., Dr.Eng. Dilanjut doa pembuka serta khotbah oleh Pdt. Edo Walla, B.A., MACL., M.Div. dalam sesi pertama. Ia menekankan pentingnya menikmati proses dalam iman. "Jangan terlalu cepat menyimpulkan bahwa Tuhan tidak bekerja," ujarnya. Ia percaya setiap orang memiliki fase kehidupan tersendiri.
Sesi kedua dan ketiga disampaikan oleh Dr. Juanda, S.Sos., M.Th., M.Mis. Dengan tema “Kristen Hidup”, Juanda mengajak hadirin mengimani nilai kekristenan. Ia mendorong pengenalan kapasitas diri, kebutuhan akan Tuhan serta sikap tahu malu sebagai integritas dan komitmen. Pada sesi ketiga, ia menekankan ketabahan, kesetiaan, dan kesanggupan berproses.
Prosesi inti dilanjut pengukuhan oleh dekan masing-masing fakultas dan pimpinan universitas. Sesi pertama diikuti 343 wisudawan, 67 dari Fakultas Humaniora dan Industri Kreatif (FHIK), 100 dari Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan (FTSP), 27 dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), dan 149 dari School of Business and Management (SBM). Sesi kedua mengukuhkan 267 wisudawan, 128 dari FHIK, 72 dari SBM, dan 67 dari Fakultas Teknologi Industri (FTI). Selebihnya pada sesi ketiga, dengan 204 dari FHIK, dan 145 dari FTI.
Di sela pengesahan, PCU Choir membawakan pujian. Mereka menampilkan persembahan “Sucilah Dia” dan “Bungong Jeumpa”. Diikuti pemaparan tiga video alumni UK Petra.
Dilanjut dengan sambutan wisudawan. Sesi pertama, disampaikan oleh Preysella Anggreani Parinding Gala, S.I.Kom. Ia menekankan frasa “Live Your Potential, Lead The Future” sebagai gambaran perjalanan wisudawan. Frasa tersebut bermakna pengembangan potensi, pembelajaran dan bertumbuh menjadi berkat. “Kesuksesan bukan hanya tentang seberapa tinggi kita naik, tetapi juga tentang seberapa banyak orang yang ikut terangkat,” ujarnya.
Perwakilan sesi kedua, Mahersya Christiani Setiadiwiria, S.M. turut menceritakan anugerah Tuhan dalam perjalanannya. “Just do your best, and let God do the rest,” ujarnya, menegaskan bahwa iman menjadi kunci keberhasilannya. Ia turut menjadikan prinsip “Beyond Our Fear, and Beyond My Doubt” sebagai fondasi untuk berproses.
Sesi ketiga diwakili Amelia Wibisono, S.Kom. Amelia mengibaratkan gelar sebagai penanda, dan proses sebagai pembentuk kualitas. Ia menghimbau wisudawan menentukan fokus utama dan belajar memaknai hidup. “Life is a never ending process,” ungkapnya. Menurutnya, tantangan itulah yang Tuhan berikan untuk berkembang.
Dilanjutkan penghargaan bagi wisudawan Aktif Berprestasi (Akpres), dengan akumulasi Satuan Kredit Kegiatan Kemahasiswaan (SKKK) melebihi 160 poin. Predikat Cumlaude diberikan berdasarkan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) melebihi 3,50 untuk sarjana dan 3,75 bagi magister.
Seremoni diteruskan dengan penyerahan alumni kepada Kanitra dan Janji alumni. Disambung sambutan Yayasan Perguruan Tinggi Kristen (YPTK) Petra oleh Yos Handarto Poernomo, M.A. Ia menghimbau keadaptifan, keinovatifan, dan relevansi di tengah disrupsi teknologi dan dinamika sosial politik, sekaligus menjadi garam dunia. Pesan serupa disampaikan Rady Dwipayana, M.Kes., Sp.OT(K). pada sesi kedua dan Lim Arif Alfian Nour, M.M. di sesi ketiga.
Rektor UK Petra juga memberikan sambutannya. Ia menyelamati dan berharap wisudawan mampu menjadi terang dan membawa nilai LIGHT (Love, Integrity, Growth, Humility, dan Truth). Dengan tujuan mencetak pemimpin berkarakter, berintegritas serta berhati melayani. Ia turut mengajak wisudawan untuk mengapresiasi wali serta dosen dan senat yang hadir.
Kegiatan ditutup dalam doa sebelum acara berakhir. Dalam wawancaranya, Padmasari Chandra Gunawati, S.Ds. merasa senang. Ia meyakinkan bahwa semuanya akan berakhir dengan baik dan menyemangati Petranesian yang sedang berjuang. Sebaliknya, Matthew Nathanael Wiena, S.Ds. memiliki perasaan campur aduk. Ia menggambarkan rangkaian acara sebagai bentuk komitmen menjaga visi dan misi UK Petra. “Nikmati naik turunnya, enjoy setiap momen yang ada,” pesannya bagi Petranesian. Dengan ini, Wisudawan berhasil menamatkan tahapan pendidikan dan siap terjun dalam masyarakat untuk memulai langkah baru.